Untuk menghindarkan salah persepsi dan miskomunikasi, bahasa harus digunakan dengan baik dan benar sesuai dengan peruntukannya. Dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia kita sering dihadapkan permasalahan benar tidaknya bahasa yang kita gunakan, baku-tidak baku, baik-tidak baik tutur bahasa yang kita sampaikan.
Pemahaman dan pengetahuan tentang ejaan menjadi hal penting yang harus dimiliki.
Bagaimana, sudahkan kita menggunakan bahasa Indonesia yang baik?
Referensi:
http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Pedoman_ejaan_dan_penulisan_kata
perlu materi ini bisa unduh disini >>>>
Pemahaman dan pengetahuan tentang ejaan menjadi hal penting yang harus dimiliki.
Perhatikan kata-kata yang sering salah dieja
Daftar ini disusun menurut urutan abjad. Kata pertama adalah kata baku menurut KBBI (kecuali ada keterangan lain) dan dianjurkan digunakan, sedangkan kata-kata selanjutnya adalah variasi ejaan lain yang kadang-kadang juga digunakan.
- aktif, aktip
- aktivitas, aktifitas
- al Quran, alquran
- analisis, analisa
- Anda, anda
- apotek, apotik (ingat: apoteker, bukan apotiker)
- asas, azas
- atlet, atlit (ingat: atletik, bukan atlitik)
- bus, bis
- besok, esok
- diagnosis, diagnosa
- ekstrem, ekstrim
- embus, hembus
- Februari, Pebruari
- frekuensi, frekwensi
- foto, Photo
- gladi, geladi
- hierarki, hirarki
- hipnosis (nomina), menghipnosis (verba), hipnotis (adjektiva)
- ibu kota, ibukota
- ijazah, ijasah
- imbau, himbau
- indera, indra
- indragiri, inderagiri
- istri, isteri
- izin, ijin
- jadwal, jadual
- jenderal, jendral
- Jumat, Jum'at
- kanker, kangker
- karier, karir
- Katolik, Katholik
- kendaraan, kenderaan
- komoditi, komoditas
- komplet, komplit
- konkret, konkrit, kongkrit
- kosa kata, kosakata
- kualitas, kwalitas, kwalitet
- kuantitas, kwantitas
- kuitansi, kwitansi
- kuno, kuna
- lokakarya, loka karya
- maaf, ma'af
- makhluk, mahluk, mahkluk (salah satu yang paling sering salah)
- mazhab, mahzab
- metode, metoda
- mungkir, pungkir (Ingat!)
- nakhoda, nahkoda, nakoda
- narasumber, nara sumber (berlaku juga untuk kata belakang lain)
- nasihat, nasehat
- negatif, negatip (juga kata-kata lainnya yang serupa)
- November, Nopember
- objek, obyek
- objektif, obyektif/p
- olahraga, olah raga
- orang tua, orangtua
- paham, faham
- persen, prosen
- pelepasan, penglepasan
- penglihatan, pelihatan; pengecualian
- permukiman, pemukiman
- perumahan, pengrumahan; baik untuk arti housing maupun PHK
- pikir, fikir
- Prancis, Perancis
- praktik, praktek (Ingat: praktikum, bukan praktekum)
- provinsi, propinsi
- putra, putera
- putri, puteri
- realitas, realita
- risiko, resiko
- saksama, seksama (Ingat!)
- samudra, samudera
- sangsi (=ragu-ragu), sanksi (=konsekuensi atas perilaku yang tidak benar, salah)
- saraf, syaraf
- sarat (=penuh), syarat (=kondisi yang harus dipenuhi)
- sekretaris, sekertaris
- sekuriti, sekuritas
- segitiga, segi tiga
- selebritas, selebriti
- sepak bola, sepakbola
- silakan, silahkan (Ingat!)
- sintesis, sintesa
- sistem, sistim
- sorga, surga, syurga
- subjek, subyek
- subjektif, subyektif/p
- Sumatra, Sumatera
- standar, standard
- standardisasi, standarisasi
- tanda tangan, tandatangan
- tahta, takhta
- teknik, tehnik
- telepon, tel(f/p)on, telefon, tilpon
- teoretis, teoritis (diserap dari: theoretical)
- terampil, trampil
- ubah (=mengganti), rubah (=serigala) -- sepertinya kedua-duanya berlaku
- utang, hutang (Ingat: piutang, bukan pihutang)
- wali kota, walikota
- Yogyakarta, Jogjakarta
- zaman, jaman
Referensi:
http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Pedoman_ejaan_dan_penulisan_kata
perlu materi ini bisa unduh disini >>>>


